CucuRann

pencari keadilan

Sistem Peredaran Darah

Posted by arykamara pada 29 NovemberUTCbSun, 16 Nov 2008 16:26:17 +0000000000pmSun, 16 Nov 2008 16:26:17 +000008, 2008

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Aliran darah didalam lingkaran. Sekilas pertama, sirkulasi dari anatomi adalah sebuah kekacauan. Pada dasdarnya, kesederhanaan fungsi adalah dikenal oleh fakta dari jantung yang terlihat menjadi dua bagian terpisah, yang jelas secara fungsional yaitu memompa. Jantung kanan memompa darah ke paru-paru terlihat menjadi dua organ (kanan dan kiri), kedua organ paru-paru melakukan sesuatu yang sama dengan tepat, mereka sebenarnya hanya satu organ.

Kita dapat menggunakan pemikiran/gagasan ini untuk menguraikan sirkulasi. Memulai dengan bagian dari jantung kedalam dua unit fungsi jantung kedalam memompa kanan dan kiri. Menarik bagian pompa ini dan tempat semua pembuluh menekan atau meninggalkan jantung pada kesatuan garis sejajar yang rapi. Ini akan diselesaikan tanpa kompromi yang sebenarnya dari fungsi jalan kecil yang dilewati oleh darah. Akhirnya, menggambarkan paru-paru adalah dikumpulkan kedalam satu bagian tunggal, dan kamu akan atas. Disina, semua arteri pulmonari (arteri yang meninggalkan jantung kanan ke paru-paru) adalah dikumpulkan kedalam satu bagian fungsi tunggal, sama dengan semua pembuluh vena (adalah pembuluh yang meninggalkan paru-paru menuju jantung).

Dengan cara yang sama, semua sistem arteri (yang meninggalkan jantung kiri melewati semua jaringan non-paru-paru ditubuh) dikumpulkan, sama dengan semua sistem vena (yang meninggalkan jaringan non-paru-paru dan mengosongkan kedalam jantung kanan). Menurut ilustrasi pada diagram fungsi, belahan lingkaran utara (diantara kanan dan kiri jantung) menyuplai paru-paru disebut sirkulasi pembuluh. Belahan lingkaran selatan (diantara kiri dan kanan) menyuplai jaringan tubuh yang sedang istirahat, disebut sistem sirkulasi. Belahan lingkaran timur mengandung darah yang kaya oksigen. Dibelahan lingkaran barat, darah miskin oksigen.

Mengikuti diagram pada halaman yang berlawanan, menunjukkan perlengkapan penting dari aliran darah, berikut ini jalan peredarannya:

1. Keadaan tetap aliran darah adalah sama dengan keseluruhan bagian dari sirkulasi. Selama tiap-tiap menit, jumlah darah yang mengalir keluar dari jantung kanan sama dengan keseluruhan bagian dari jantung jika keadaan disini tidak benar, darah akan menumpuk secara terus-menerus di paru-paru. Seben lagi, beberapa perubahan cairan dapat terjadi, tetapi pada rata-rata sebuah kelebihan periode waktu yang besar, kesimpulan kita adalah benar, dan pendapat yang sama dapat dipakai untuk banyak bagian dari diagram. Ketika rata-rata orang dewasa sedang istirahat, jumlah aliran ini kira-kira 5000ml per menit.

2. Aliran darah = kecepatan darah X seluruh daerah bagian. Kecepatan darah mewakili kecepatan dari partikel darah di sebuah aliran, seberapa jauh partikel berpindah dalam 1 menit. Aliran darah mewakili seberapa banyak partikel (lebih jelasnya, volume dari pertikel ini) menjalankan keseluruhan bagian dalam 1 menit, ini diukur dalam ml/menit. Diagram menggambarkan hubungan antara kedua jumlah ini.

3. Daerah keseluruhan bagian dari persebaran adalah kapiler-kapiler yang besa. Oleh daerah keseluruhan bagian, kita mengartikan jumlah keseluruhan bagian dari semua cabang dari tipe yang sama, misalnya arteri mayor, arteri minor, kapiler, vena mayor, dsb. Memulai di aorta dan peningkatan terhadap jaringan, keseluruhan bagian dari peredaran mendapatkan besar dan besar sampai ini menjadi kapiler yang maksimal. Meskipun maing-masing cabang lebih kecil dari induknya, bilangan cabang akan naik dengan cepat lebih dari keseimbangan penurunan ukuran dari banyak individu cabang. Peningkatan dari kapiler menuju vena dan kembali ke jantung, dan terjadi manuju vena dan kembali ke jantung, dan terjadi sebaliknya.

4. Kecepatan darah adalah lambat dari kapiler. Ini menigkuti karena darah mengalir tetap seluruhnya pada peredaran, dan daerah keseluruhan bagian adalah paling besar pada kapiler. Jumlah total aliran darah = kecepatan darah X daerah keseluruhan bagian, menunjukkan peningkatan daerah keseluruhan bagian dan penurunan kecepatan darah, jadi hasil dari keduanya tidak dapat berubah. (Pendapat yang sama dipakai untuk sebuah aliran, dimana pelebaran dari aliran disertai oleh aliran pelan). Ini mengikuti kesempatan yang akan lebih kecil dimana daerah terbesar (di kapiler). Ini penting karena kapiler sangat kecil (berukuran 0,1 cm) danjika darah tidak mengalir pelan, disana tidak akan cukup waktu untuk mengubah (misal O2) diantara darah dan jaringan terjadi. Sebagai contoh, darah yang normal bergerak 1 detik, di kapiler, jika bergerak sama cepat pada aorta, waktu ini akan berkurang hanya 0,001 detik, kelipatan 1000 pengurangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: